Categories
Pendidikan

Pengapuran Sendi ( Osteoarthritis )

Pengapuran Sendi (Osteoarthritis )

Pengapuran Sendi (Osteoarthritis )
Pengapuran ( Osteoarthritis, sering disingkat OA ), penyebab tersering dari keluhan sakit lutut, merupakan penyakit yang berkaitan dengan proses penuaan. Semakin tua, tulang kita semakin rapuh / keropos ( kekurangan zat kapur atau Kalsium / Calcium / Calc ). Tulang yang keropos secara perlahan mengalami penyusutan / penipisan / penciutan, sehingga permukaan dan tepi-tepi tulang menjadi kasar, menonjol, atau bahkan meruncing atau bertaji. Tonjolan pada tepi tulang yang mengalami keropos inilah yang disebut pengapuran. Osteoporosis (rapuh tulang) dan pengapuran tulang merupakan dua proses yang berlangsung secara bersamaan / simultan dan secara kronis. Semakin keropos sepotong tulang, semakin hebat pengapurannya.

 

Pengapuran tulang inilah yang menimbulkan rasa sakit

Nyeri pada urat ataupun sendi, karena ia menekan / bergesekan dengan urat-urat di sekitarnya, terutama di saat ada pergerakan atau di saat ada beban terhadap sendi. Selain itu, juga terjadi penipisan atau kerusakan tulang rawan (cartilago) pada ujung tulang, dan berkurangnya jumlah cairan sendi di dalam rongga sendi.

Foto Roentgen pengapuran sendi lutut kiri seorang wanita umur 68 tahun. Tulang-tulang tampak keropos, tanda panah menunjukkan pengapuran. Dokumentasi pribadi, atas izin pasien.

 

Ciri – Ciri Pengapuran :

  • tidak menunjukkan tanda-tanda peradangan akut seperti panas, kemerahan, dan pembengkakan pada sendi lutut,
  • cenderung lebih berat terasa di saat ada pergerakan dan beban pada sendi lutut,
  • cenderung berkurang / hilang jika sendi yang sakit diistirahatkan / didiamkan,
  • cenderung lebih berat dirasakan oleh orang gemuk daripada orang kurus, dan
  • cenderung lebih berat terasa di saat cuaca dingin ( malam hingga pagi ).

 

Pengapuran (OA) sendi lutut lebih cenderung diderita oleh :

  • Orang usia lanjut, di atas umur 50 tahun.
  • Wanita, karena sebagian kalsium terpakai / terbuang di saat menstruasi, kehamilan, dan persalinan.
  • Orang yang jarang / tidak pernah olahraga.
  • Orang yang jarang / kurang makan sayur.
  • Orang gemuk.
  • Orang yang jarang terpapar / terkena sinar matahari.

Keropos ( rapuh ) tulang dan pengapuran tahap sangat lanjut – misalnya yang telah berlangsung selama belasan tahun atau berpuluh-puluh tahun, jika dikombinasikan dengan kelebihan berat badan atau kegemukan (obesitas), bisa membuat tungkai penderita berbentuk seperti huruf O atau huruf X.

 

Sumber : https://seputarilmu.com/