Categories
Pendidikan

sumber daya manusia

Catatan kaki didefinisikan sebagai Deskripsi teks/manuskrip/tulisan ditempatkan di kaki halaman penulisan.

Catatan kaki dibuat untuk:

Bukti yang menunjukkan tempat/sumber yang disebutkan dalam tulisan telah didukung oleh orang lain.
Perasaan dan perasaan
Memberikan informasi tambahan untuk memperkuat sifat cerita, informasi tambahan, pendapat lain, komentar, dan interpretasi kecil, biasanya untuk memperkuat interpretasi selain masalah teks.
Anda dapat merujuk ke bagian lain dari teks sebagai referensi, sering disebut sebagai singkatan khusus, untuk melihat bagian lain dari tulisan mereka.
Ada tiga jenis catatan kaki.

Sumber referensi;
Catatan penjelas;
Sumber referensi dan deskripsi agregat
Kebijakan catatan kaki

Gunakan ruang 1/2 ini sebagai nomor janji temu yang sama untuk teks dan catatan kaki
Nomor seri penunjukan berlaku untuk semua posting, tidak per halaman.
Ikuti aturan teknis untuk mengembangkan catatan kaki yang berlaku.
Catatan catatan kaki membuat teknologi

Buatlah jelas bahwa ada cukup ruang di bagian bawah halaman posting.
Garis bawah baris terakhir dari teks dIL pada setiap halaman.
5-7 cukup jarak dan Digital Recording duduk di bawah garis untuk berdiri keluar
Catatan kaki pertama dicatat setelah nomor ditetapkan.
Jika Anda memiliki lebih dari satu baris, Buatlah di tepi margin tanpa mengikuti baris pertama.
Catatan kaki 1 ruang, ruang antara catatan kaki dan dua ruang pada halaman yang sama.
Elemen catatan kaki, sebagai sumber referensi

Sumber : https://laelitm.com

Penulis
Judul
Publikasikan
Halaman No.

Pasal Obanstipto

Analisa kritik sosial Urban s “coffee Letter”

Diskusikan elemen teks, pengertian, struktur, dan bahasa

Pekerjaan aneh ini membayar dia 900.000.000 rupee sebulan.
Wikibisnis

Gadis itu membuat $30.000.000 hari dalam cara yang sederhana ini.
Perdagangan Olympus
Ini berarti kata “Ibidem” (bahasa Latin), yang berarti “di satu tempat.”
Referensi ini digunakan ketika kutipan diterima dari sumber yang sama yang ada di bagian sebelumnya saat tidak diselingi dengan sumber lain.
Jika halaman direferensikan masih sama dengan kutipan sebelumnya, itu adalah sama seperti di atas.
Jika halaman yang Anda referensikan berbeda, kata “isore” adalah kata “ISO”.
Kata yang sama biasanya dicetak miring atau digarisbawahi.
Contoh:

Singkatan dari operator (Latin), yang berarti “dalam pekerjaan yang dirujuk”
Hal ini digunakan untuk menunjuk ke sumber yang disebutkan sebelumnya, tetapi jika sumber lain pada halaman referensi berbeda.
Menulis: nama pengarang, Action Edition, Halaman 1.
Jika seorang penulis menggunakan lebih dari satu buku referensi, dia harus mengikuti judul judulnya.
Contoh:

Bahar Nassus, jiwa nasionalis sejati, Yola Qatar: Biro Bollio, 2004, p. 34
Batu bara, Count, PP 90
Loc.

Singkatan dari Loco Sitato (Latin) berarti “di mana kuotasi”.
Hal ini digunakan untuk menunjuk ke sumber yang disebutkan sebelumnya, tetapi halaman penuh sumber lain yang referensi sumber yang sama.
Menulis itu: nama penulis, Loc.
Jika seorang penulis menggunakan lebih dari satu buku referensi, dia harus mengikuti judul judulnya.
Contoh

Bahar Nassus, jiwa nasionalis sejati, Yola Qatar: Biro Bollio, 2004, p. 34
batubara, status.
Singkatan lainnya

Teks di atas adalah pra-diisi.
Infrastruktur: Lihat artikel/posting yang sama di bawah ini
C atau CA.-singkatan sirkus, menunjukkan tahun tersangka/perkiraan
CAP atau bab-bab singkatan kaput (Latin) atau bab (ing.
Est. sequens (misalnya seq s disingkat) mewakili Halaman berikut.
Pas-bubar, editing
Cf atau CONF.-perbandingan.

Categories
Pendidikan

Ancaman Non Militer

Ancaman Non Militer

ancaman non militer
ancaman non militer

Sebagai Warga Negara yang baik, kita juga diwajibkan untuk ikut berpartisipasi dalam membela negara dengan tujuan untuk melindungi negara dari segala Ancaman Non Militer. Dengan persatuan dan kesatuan yang kuat, maka hal itupun bukan mustahil untuk diwujudkan. Karena sejatinya perlindungan terhadap NKRI yang kita cintai ini bukan hanya dengan angkat senjata saja. Ada banyak hal yang dapat kita lakukan sebagai bentuk untuk perlindungan kepada negara yang kita cintai. Namun seperti telah kita bahas pada kalimat awal tadi bahwa itu memerlukan persatuan yang baik dan kekompakan antar sesama warga negara memang diperlukan disini.

Ancaman terhadap negara bukan hanya datang dari segi Militer saja, ada banyak sekali hal yang dapat membahayakan negara selain peperangan. Setidaknya kita sebagai warga negara yang baik, seminimal mungkin mengetahui tentang apa saja yang dapat membahayakan Negara selain peperangan. Hal ini diperlukan untuk sikap antisipasi terhadap ancaman ancaman tersebut yang dapat kitra ketahui dari berbagai faktor yang ada. Tidak menutup kemungkinan jika disekitar kita juga terdapat hal hal yang dapat membahayakan negara dengan bermacam macam Ancaman Non Militer itu tadi.

Kali ini kami akan mcoba membahas tentang apa saja yang termasuk kedalam Ancaman Non Militer yang dapat membahayakan Negara dari berbagai segi. Namun sebelum kita membahas ini lebih jauh, ada baiknya kita fahami dahulu apa yang menjadi makna dari Ancaman Non Militer itu sendiri. Simak pejelasannya sebagai berikut :

Apa Yang Dimaksud Dengan Ancaman Non Militer?

Yang dimaksud dengan Ancaman Non Militer ialah bentuk dari berbagai ancaman yang dapat timbul dari luar ataupun dalam negeri. Ancaman dari segi non militer ini memang tidak datang atau berkaitan dengan militer maupun angkatan bersenjata. Tetapi bukan berarti ancaman tersebut lantas tidak membahayakan Negara kita. Justru kita harus lebih jeli dan teliti dalam hal ini karna Ancaman jenis ini tidak terlihat dengan nyata namun memang berbahaya. Ancaman Non Militer ini selain dapat membahayakan Negara juga dapat membahayakan rakyat yang ada didalam negara tersebut secara menyeluruh.

Ancaman Non Militer umumnya datang dari berbagai segi selain peperangan. Hal ini harus ditangani dengan tindakan yang cepat dan tepat baik dari pemerintah maupun rakyat yang mendukung sepenuhnya sikap pemerintah dalam menangani hal ini. Namun apakah kalian sudah mengerti ataupun mengetahui apa saja bidang yang dapat dipengaruhi oleh Ancaman Non militer tersebut? jika belum, maka silahkan kalian baca ulasannya tentang berbagai jenis Ancaman Nono Militer dibawah ini sampai benar benar tuntas.

Jenis Ancaman Non Militer

  1. Bidang Ekonomi

Dalam satu Negara, ekonomi merupakan aspek yang sangat penting dan harus dijaga. Bidang ekonomi dalam sebuah negara dapat dikatakan suatu hal yang termasuk vital, karena ini menjadi bidang penting dalam pertahan sebuah negara. Dalam bidang ini umunya sebuah Negara akan banyak menjalin kerjasama dengan Negara lainnya untuk kemajuan bidang ekonomi ini. Jelas saja melalui bidang ini dapat meningkatkan hubungan baik antar sesama negara yang bekerja sama. Sementara dalam bidang ini ada dua hal yang bisa menjadi Ancaman non militer yaitu Internal Dan External.

Internal

Adalah Ancaman Non Militer dari dalam negeri yang meliputi :

  • Infrastruktur tidak memadai
  • Pengangguran
  • Inflasi
  • System ekonomi kurang jelas

External

Merupakan Ancaman Non Militer dari luar negeri, yaitu :

  • Kinerja ekonomi yang tidak baik
  • Daya saing dengan tingkat yang rendah
  • Ketergantungan dengan negara lain
  • Tidak siap menghadapi globalisasi

 

  1. Bidang Ideologi

Menanamkan Ideologi sebagai dasar negara dalalm tiap tiap diri masyarakat temasuk hal yang sangat penting untuk menangani Ancaman Non Militer. Dalam hal ini di Indonesia menganut Ideologi PANCASILA yang wajib kita fahami secara menyeluruh tentang Arti dai Ideologi tersebut. Ancaman non militer juga dapat datang dari hal ini, ada berbagai macam jenisnya.

  • Menyebarnya Faham Komunis/ Komunisme
  • Menyebarnya Ideologi Libraries

Lankah Untuk Mencegah Ancaman Non Militer

  1. Dengan meningkatkan pembangunan fisik dan mental dalam suatu negara
  2. Toleransi yang dijunjung tinggi
  3. Penigkatan Sumber Daya Manusia

Dengan langkah langkah diatas menjadi cara yang paling mudah untuk dilakukan dalam hal penanganan Ancaman Non Militer yang dapat datang kapan saja. Sudah menjadi kewajiban kita semua untuk menjaga NKRI tetap utuh dan berdaulat dengan cara mencintai Negara dan tanah Air Kita tercinta. Dalam hal ini kami menyarankan kepada seluruh masyarakat dan rakyat di Indonesia untuk senantiasa mengantisipasi hal hal yang dapat membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan diri kita sendiri. Karena ini termasuk wujud kecintaan kita pada Negara. Terus ikuti artikel kami yang menarik lainnya berkaitan dengan berbagai macam pendidikan dan ilmu pengetahuan. Karena termasuk golongan manusia yang baik adalah manusia yang berilmu dan dapat mengamalkan setidaknya untuk diri kita sendiri. Kami berharap ini dapat memberikan manfaat yang baik untuk kalian semua dan selamat membaca kembali.

 

Baca Juga :

Categories
Pendidikan

Pengapuran Sendi ( Osteoarthritis )

Pengapuran Sendi (Osteoarthritis )

Pengapuran Sendi (Osteoarthritis )
Pengapuran ( Osteoarthritis, sering disingkat OA ), penyebab tersering dari keluhan sakit lutut, merupakan penyakit yang berkaitan dengan proses penuaan. Semakin tua, tulang kita semakin rapuh / keropos ( kekurangan zat kapur atau Kalsium / Calcium / Calc ). Tulang yang keropos secara perlahan mengalami penyusutan / penipisan / penciutan, sehingga permukaan dan tepi-tepi tulang menjadi kasar, menonjol, atau bahkan meruncing atau bertaji. Tonjolan pada tepi tulang yang mengalami keropos inilah yang disebut pengapuran. Osteoporosis (rapuh tulang) dan pengapuran tulang merupakan dua proses yang berlangsung secara bersamaan / simultan dan secara kronis. Semakin keropos sepotong tulang, semakin hebat pengapurannya.

 

Pengapuran tulang inilah yang menimbulkan rasa sakit

Nyeri pada urat ataupun sendi, karena ia menekan / bergesekan dengan urat-urat di sekitarnya, terutama di saat ada pergerakan atau di saat ada beban terhadap sendi. Selain itu, juga terjadi penipisan atau kerusakan tulang rawan (cartilago) pada ujung tulang, dan berkurangnya jumlah cairan sendi di dalam rongga sendi.

Foto Roentgen pengapuran sendi lutut kiri seorang wanita umur 68 tahun. Tulang-tulang tampak keropos, tanda panah menunjukkan pengapuran. Dokumentasi pribadi, atas izin pasien.

 

Ciri – Ciri Pengapuran :

  • tidak menunjukkan tanda-tanda peradangan akut seperti panas, kemerahan, dan pembengkakan pada sendi lutut,
  • cenderung lebih berat terasa di saat ada pergerakan dan beban pada sendi lutut,
  • cenderung berkurang / hilang jika sendi yang sakit diistirahatkan / didiamkan,
  • cenderung lebih berat dirasakan oleh orang gemuk daripada orang kurus, dan
  • cenderung lebih berat terasa di saat cuaca dingin ( malam hingga pagi ).

 

Pengapuran (OA) sendi lutut lebih cenderung diderita oleh :

  • Orang usia lanjut, di atas umur 50 tahun.
  • Wanita, karena sebagian kalsium terpakai / terbuang di saat menstruasi, kehamilan, dan persalinan.
  • Orang yang jarang / tidak pernah olahraga.
  • Orang yang jarang / kurang makan sayur.
  • Orang gemuk.
  • Orang yang jarang terpapar / terkena sinar matahari.

Keropos ( rapuh ) tulang dan pengapuran tahap sangat lanjut – misalnya yang telah berlangsung selama belasan tahun atau berpuluh-puluh tahun, jika dikombinasikan dengan kelebihan berat badan atau kegemukan (obesitas), bisa membuat tungkai penderita berbentuk seperti huruf O atau huruf X.

 

Sumber : https://seputarilmu.com/

Categories
Pendidikan

Kegemukan ( Obesitas ) Penyebab Rematik Lutut

Kegemukan ( Obesitas ) Penyebab Rematik Lutut

Penyebab Rematik Lutut

Kelebihan berat badan dan kegemukan (obesitas) dapat menyebabkan sakit lutut

Pada tubuh manusia, beban berat badan terutama ditanggung oleh tulang-tulang belakang daerah punggung bawah, sendi panggul/pinggul, sendi lutut, sendi pergelangan kaki, dan tulang tumit.

Jadi, sendi lutut termasuk salah satu sendi yang sering menanggung / menahan beban berat badan kita, terutama pada saat berdiri, saat akan duduk, saat akan bangun dari duduk, saat akan berjongkok, saat akan bangun dari berjongkok, saat akan berlutut / bersujud, saat akan bangun dari berlutut / bersujud, saat berjalan, saat berlari, saat berjalan mendaki, saat menapaki anak tangga, dan sebagainya.

Oleh karena itu, kelebihan berat badan dan kegemukan (obesitas) dapat menyebabkan sakit lutut karena adanya beban atau tekanan berlebihan yang harus ditanggung / ditahan oleh sendi lutut. Jika kita perhatikan orang-orang gemuk dalam keluarga besar kita, orang-orang gemuk di sekitar kita, yang belum termasuk usia lanjut ; maka kita akan menemukan fakta bahwa banyak di antara mereka yang mengalami keluhan sakit lutut semata-mata karena kegemukannya, bukan karena asam uratnya. Tentu saja orang gemuk juga cenderung menderita kelebihan kadar asam urat, tapi sakit lutut yang dialaminya belum tentu karena asam uratnya. Seseorang yang kegemukan ( tapi belum berusia lanjut ) bisa saja mengalami sakit lutut karena kegemukannya, atau karena asam uratnya, atau karena kegemukan dan asam uratnya. Untuk kasus sakit/nyeri lutut karena kegemukan, menurunkan berat badan menjadi keharusan.

 

Berat badan ideal orang dewasa ( dalam satuan kilogram ) dapat dihitung secara sederhana dengan rumus :

[ Tinggi badan ( cm ) – 100 ] – 10%

atau

0,9 x [ Tinggi badan (cm ) – 100 ]

.
Asam Urat ( Uric Acid )

Peradangan sendi akibat asam urat disebut arthritis gout (Gouty Arthritis). Kadar asam urat (uric acid) dalam darah berfluktuasi (naik-turun) sepanjang hari tergantung dari makanan dan aktifitas fisik. Kelebihan kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia) dapat menimbulkan sakit lutut karena kristal asam urat mengendap / tertimbun di dalam urat dan jaringan lunak di bawah kulit. Timbunan atau endapan kristal asam urat inilah yang menimbulkan tanda-tanda peradangan seperti rasa sakit, rasa panas, kemerahan dan bengkak pada urat / sendi lutut.

Foto sendi lutut yang mengalami peradangan akibat asam urat atau arthritis gout.

Jika hiperurisemia berlangsung untuk jangka waktu yang lama (kronis), endapan di dalam urat akan membentuk tonjolan di bawah kulit di daerah urat yang bersangkutan, yang dalam bahasa medis disebut ” tophus / tophi “.

 

Bagian tubuh dan sendi yang cenderung menderita asam urat adalah :

  • Pangkal jari-jari kaki dan pangkal jari-jari tangan
  • Pergelangan kaki dan pergelangan tangan
  • Punggung kaki dan punggung tangan
  • Sendi siku lengan
  • Sendi lutut
  • Betis

Keluhan sakit / nyeri lutut akibat asam urat cenderung bersifat menetap. Artinya, walaupun sendi yang terlibat kita istirahatkan / diamkan, sakitnya cenderung tidak menghilang, terutama selama kadar asam uratnya masih tinggi. Dibandingkan dengan sakit lutut karena pengapuran, sakit lutut karena asam urat umumnya lebih cepat mereda / menghilang jika diobati dengan pereda sakit.

 

Penyebab utama kelebihan kadar asam urat

adalah kebiasaan / kelebihan konsumsi makanan berprotein tinggi – terutama protein golongan purin (purine) ; oleh karena itu, asam urat dapat diderita oleh anak-anak remaja sampai usia lanjut.

Kadar normal asam urat dalam darah adalah 3,5 – 6,5 mg/dl , maksimal 7 mg/dl. Di Indonesia saat ini (2013), biaya pemeriksaan kadar asam urat di fasilitas laboratorium swasta berkisar antara Rp 30.000,- sampai Rp 40.000,-

 

Sumber : https://sarjanaekonomi.co.id/

Categories
Pendidikan

Sakit Lutut Jangan Langsung Vonis Asam Urat

Sakit Lutut Jangan Langsung Vonis Asam Urat

Sakit Lutut Jangan Langsung Vonis Asam Urat

Jumlah Penderita Sakit Lutut Banyak

Jumlah penderita sakit lutut dalam masyarakat kita cukup banyak, terutama di kalangan usia lanjut, di antara orang-orang gemuk, apalagi di antara orang-orang usia lanjut yang gemuk. Mungkin saja orang tua kita, kakek nenek kita, saudara-saudara kita, sanak famili kita, orang-orang di sekitar kita, atau bahkan diri kita sendiri pernah atau sedang menderita sakit lutut. Jika selama ini kita (termasuk kalangan medis dan paramedis) begitu mudah memvonis sakit lutut sebagai asam urat, maka setelah membaca dan mengerti tulisan ini, kita mungkin mulai menyadari bahwa kasus sakit lutut yang kita alami / temukan sehari-hari sebenarnya lebih banyak disebabkan oleh pengapuran sendi dan kegemukan (obesitas). Lebih-lebih di kalangan usia lanjut, kebanyakan kasus sakit lutut yang mereka alami sebenarnya disebabkan oleh pengapuran sendi, bukan oleh asam urat !

 

Setiap penderita sakit lutut bisa berbeda-beda penyebabnya :

misalnya si A karena pengapuran, si B karena kegemukan, si C karena asam urat, si D karena pernah mengalami cedera. Mungkin juga seseorang menderita sakit lutut karena beberapa penyebab sekaligus, misalnya karena pengapuran dan asam urat, pengapuran dan kegemukan, asam urat dan kegemukan, atau gabungan ketiganya.

Faktor umur, berat badan, kebiasaan makan, ada / tidaknya riwayat cedera, dan ciri-ciri sakit lutut yang dialami, sudah cukup jelas untuk menuntun kita menentukan penyebab sakit lututnya. Di seluruh pelosok Nusantara, ada begitu banyak penderita sakit lutut yang salah mengerti tentang penyebab penyakit ini. Itu juga berarti ada begitu banyak kesalahan dalam pengobatan terhadap kasus sakit lutut. Sungguh sangat ironis bahwa ada begitu banyak penderita sakit lutut yang walaupun telah berbulan-bulan atau bertahun-tahun berobat sakit lutut, atau bahkan yang tungkainya sudah berbentuk seperti huruf O atau huruf X, masih bertanya-tanya, “ sebetulnya sakit lutut saya ini rematik atau asam urat ? “.

 

 

Memahami Faktor – Faktor dan Cara Pengobatannya

Jika kebetulan anda atau anggota keluarga anda ada yang menderita sakit lutut, maka pertimbangkanlah semua faktor di atas, dan diskusikanlah secara terperinci dengan dokter terdekat anda. Jika penyebab sakit lututnya sudah bisa dipastikan, otomatis pengobatannya juga tepat sasaran.

Obat-obat dasar untuk pengapuran tulang, obat untuk menurunkan kadar asam urat, obat untuk mengurangi rasa sakit / nyeri, tersedia di semua puskesmas dari Sabang sampai Merauke.

Dengan memahami secara benar penyebab-penyebab tersering sakit lutut, kita menjadi tahu cara-cara pencegahannya. Menjalani pola hidup sehat, menjaga diet seimbang, rutin berolahraga, rutin terpapar sinar matahari pagi, menjaga berat badan ideal, harus dilakukan sedini mungkin. Dengan memahami secara benar penyebab-penyebab setiap kasus sakit lutut, kita bisa memberikan perawatan dan pengobatan yang benar dan yang terbaik.

 

Baca Juga Artikel Lainnya :